Sukoharjo – Pemandangan di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol terlihat ketika personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga bergotong royong membersihkan lingkungan, tak hanya membuat rumput liar hilang dari pekarangan warga tetapi sekat antara prajurit TNI dan masyarakat pun seolah ikut luruh.
Perubahan tersebut terjadi karena Satgas TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan sasaran fisik seperti jalan dan rehabilitasi rumah, tetapi juga memberikan perhatian pada kebersihan lingkungan.
Dengan membawa cangkul, sapu, gerobak, dan peralatan sederhana lainnya, para prajurit bersama warga membersihkan pekarangan rumah serta area di sekitar tempat tinggal anggota Satgas selama pelaksanaan TMMD, Minggu (19/7).
Salah seorang anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, pekarangan yang bersih dapat mengurangi potensi berkembangnya sarang nyamuk penyebab demam berdarah sekaligus menciptakan suasana desa yang lebih nyaman dan sehat untuk dihuni.
Kehadiran Satgas pun disambut hangat oleh warga. Ibu RT setempat mengaku pekerjaan membersihkan pekarangan yang selama ini tertunda karena keterbatasan tenaga akhirnya dapat diselesaikan dengan cepat berkat semangat gotong royong bersama personel TMMD. Kebersamaan yang terjalin membuat pekerjaan terasa lebih ringan dan penuh keakraban.
Ibarat menyapu halaman, kegiatan ini bukan hanya membersihkan dedaunan yang berserakan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian bersama terhadap lingkungan. Melalui kerja bakti tersebut, hubungan TNI dan masyarakat semakin erat, sementara kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan diharapkan terus tumbuh.
Semangat gotong royong inilah yang diharapkan tetap menyala, bahkan setelah TMMD Reguler ke-129 berakhir, sehingga lingkungan yang bersih dan desa yang sehat menjadi budaya yang terus diwariskan.(Red/Adj).
