HULU SUNGAI SELATAN – Letkol Inf Ading Priyotantoko, Komandan Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan, menghadiri serah terima jabatan Danyonif TP 829/BA, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi TNI dengan masyarakat.
Tongkat Komando Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 829/Bumi Antaludin (BA) resmi berganti. Jabatan Komandan Yonif TP 829/BA yang sebelumnya diemban Letkol Inf Deky Febrianto kini diserah terimakan kepada Letkol Inf Teguh Yudha Prakosa dalam sebuah upacara militer yang berlangsung khidmat
Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan 86/Mandau, Kolonel Inf Langgeng Pujut Santoso, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, para pejabat TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan seluruh prajurit Yonif TP 829/Bumi Antaludin.
Usai pelaksanaan upacara, Dandim 1003/HSS menyampaikan apresiasi dan harapan besarnya terhadap Yonif TP 829/Bumi Antaludin yang kini menjadi bagian dari kekuatan pertahanan sekaligus pembangunan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Menurutnya, kehadiran Yonif TP 829/BA bukan hanya memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran Yonif TP 829/Bumi Antaludin di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kodim 1003/HSS siap bersinergi dan berkolaborasi dalam melaksanakan tugas tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya dalam mendukung program program pembangunan pemerintah pusat maupun daerah,” ujar Letkol Inf Ading Priyotantoko.
Ia menjelaskan, konsep Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan merupakan inovasi TNI Angkatan Darat yang mengintegrasikan kemampuan tempur dengan peran aktif dalam mendukung pembangunan nasional. Oleh karena itu, Yonif TP tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional.
“Selain menjaga kedaulatan negara, Yonif TP memiliki tugas mendukung percepatan pembangunan daerah, menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Namun demikian, sebagai satuan infanteri mereka tetap memiliki kemampuan tempur yang andal dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari berbagai ancaman,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dandim menuturkan bahwa serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembentukan dan penguatan organisasi Yonif TP 829/Bumi Antaludin. Sebelumnya, markas komando batalyon tersebut telah diresmikan di Desa Mandapai, Kecamatan Padang Batung, yang nantinya akan menjadi pusat kendali seluruh kegiatan operasional dan program pembangunan yang dijalankan satuan.
Keberadaan markas dan satuan baru ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan wilayah, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang selama ini dikenal memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata.
Mengakhiri keterangannya, Dandim 1003/HSS menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi antarsatuan TNI bersama pemerintah daerah guna mendukung seluruh program prioritas nasional maupun daerah.
“Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, kami optimistis berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.
Pergantian kepemimpinan di Yonif TP 829/Bumi Antaludin ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan profesionalisme satuan dalam menjalankan tugas pertahanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
@pendim1003
