KUTAI TIMUR – Babinsa Koramil 0909-05/Muara Bengkal Serda I Kadek Sudiatmika merespons undangan Yayasan Hutan Tropis pada Jumat (17/7/2026) dengan menghadiri kegiatan sosialisasi di Balai Desa Himba Lestari, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus memberikan pemahaman kepada pemerintah desa, kelompok tani, dan para pemangku kepentingan mengenai program-program Yayasan Hutan Tropis yang berfokus pada pelestarian hutan, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua BPD Desa Himba Lestari Simon yang mewakili Ketua BPD, Babinsa Koramil 0909-05/Muara Bengkal Serda I Kadek Sudiatmika, Ketua LPM Adin, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Himba Lestari Wendy Haryadi, S.P., tim Yayasan Hutan Tropis yang dipimpin Manajer Bahrun bersama empat anggota, Kepala Dusun 02, empat Ketua RT, serta lima Ketua Kelompok Tani.
Dalam kesempatan itu, Babinsa Serda I Kadek Sudiatmika menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga pendamping dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan memberikan manfaat besar bagi pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI AD terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah binaan.
Dukungan Kolaborasi untuk Kelestarian Hutan dan Kesejahteraan Masyarakat
Melalui forum sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai sejumlah program pendampingan yang akan dijalankan Yayasan Hutan Tropis. Program-program tersebut diarahkan untuk mendukung pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan, pengembangan sektor pertanian, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi yang membahas berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi masyarakat dalam pengelolaan hutan dan lahan pertanian. Para peserta tampak antusias menyampaikan masukan, pertanyaan, dan pengalaman yang berkaitan dengan kondisi di lapangan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan partisipasi aktif dari seluruh peserta. Melalui dialog yang terbangun, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga pendamping dalam menjalankan program-program pembangunan berbasis lingkungan.
Acara berakhir pada pukul 14.45 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa diharapkan semakin memperkuat kemitraan antara TNI, pemerintah desa, lembaga swadaya masyarakat, serta warga dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur.(0909).
