Peran Masyarakat Desa Tadangpalie dalam Pengangkatan Tiang Angkur saat TMMD Kodim 1407/Bone

BONE – Filosofi bahwa setiap pembangunan besar dimulai dari pondasi yang kokoh tampak saat pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone, ketika personel Satgas bersama warga mengangkat besi tiang angkur ke dalam lubang pondasi dan melanjutkannya dengan proses pengecoran di Desa Tadangpalie, Kecamatan Sibulue.

Meski membutuhkan tenaga ekstra karena bobot besi yang berat, pekerjaan dilakukan secara bergantian dengan semangat kebersamaan. Setelah besi berada pada posisi yang presisi, adukan beton segera dituangkan untuk mengikat angkur agar mampu menjadi penopang utama konstruksi jembatan gantung yang tengah dibangun.

Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum pekerjaan konstruksi berikutnya dilaksanakan. Kekuatan angkur akan menentukan kestabilan jembatan sehingga seluruh proses dikerjakan secara teliti agar menghasilkan bangunan yang aman dan tahan lama.

Jumat (17/7), Program TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone tidak sekadar menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pengerjaan menjadi energi utama dalam menyelesaikan setiap sasaran program.

Apabila jembatan gantung ini rampung, masyarakat Desa Tadangpalie akan memperoleh akses yang lebih mudah dan aman. Aktivitas menuju lahan pertanian, distribusi hasil panen, hingga mobilitas sehari-hari diharapkan semakin lancar, sehingga manfaat TMMD benar-benar dirasakan sebagai upaya membangun desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Red/Ns).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *