SUKOHARJO – Setelah pengecoran jalan di Desa Parangjoro mengering, warga menata kembali bagian pinggir jalan agar permukaan cor selaras dengan tanah sawah tanpa menyisakan celah.
Pekerjaan dilakukan dengan cangkul dan sekop sebagai alat utama. Tanah di sekitar badan jalan dikumpulkan, diratakan, dan dipadatkan secara manual. Gerobak membantu memindahkan tanah ke titik yang masih memerlukan perapian.
Bagi warga yang kerap melintasi kawasan pertanian, kondisi bahu jalan penting. Tepian yang tidak tertata rentan terkikis saat hujan mengalir ke sisi jalan, sehingga perapian menjadi bagian dari penyelesaian akses setelah pengecoran.
Kegiatan bersama Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo berlangsung pada Sabtu, (8/8/2026). Selain memperbaiki bentuk bahu jalan, pekerjaan ini menjadikan peralihan dari badan cor ke tanah sawah lebih rata dan nyaman dilalui.
Walau tampak sederhana dari jauh, bagi petani dan warga yang menggantungkan mobilitas pada jalur ini, tepian jalan yang kokoh berarti persoalan akses dapat berkurang untuk waktu lebih lama.(Red/Wr)
