SUKOHARJO – Cuaca panas yang sering menjadi kendala pekerjaan lapangan di Desa Parangjoro justru memperkuat ikatan antara warga dan prajurit yang bekerja bersama.
Saat suhu udara pagi meningkat, kebutuhan tenaga untuk pengerjaan fisik bertambah sehingga warga ikut memperkuat proses pembangunan dengan mengangkat material, membantu pengadukan, dan menyiapkan kebutuhan logistik di lokasi.
Pelaksanaan talud, rehabilitasi RTLH, pembangunan masjid, dan MCK berjalan terus tanpa penghentian berarti. Keterlibatan masyarakat membuat setiap tahapan lebih efisien sehingga sasaran pembangunan tetap sesuai jadwal.
Pada Rabu (5/8/2026), jajaran yang memantau pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo memberi apresiasi atas semangat tersebut; pengabdian kepada masyarakat dinilai bukan diukur dari mudah atau sulitnya pekerjaan, melainkan dari kesediaan menyelesaikannya bersama.
Kebersamaan yang terbangun di lapangan membuktikan bahwa tantangan cuaca tidak selalu memperlambat pembangunan; ketika gotong royong menjadi tenaga utama, hambatan berubah menjadi energi untuk bergerak lebih cepat.(Red/Js).
